TOP ARCHIEVES

Dongeng Lawas

Kumpulan Puisi

Pikiran Rakyat

Rabu, 03 April 2019

Berawal dari Kebaikan

“TRALALA….lala!” Seorang anak bernyanyi riang saat menuju sekolah. Sisil namanya, suaranya sangat merdu. Walau baru kelas III, dia punya bakat luar biasa di bidang menyanyi. Jika ada perlombaan menyanyi di sekitar rumahnya, Sisil pasti ikut. Masalahnya, jarang ada perlombaan menyanyi di daerahnya. Sisil tinggal bersama ibunya di rumah yang sederhana.

Kali ini, Sisil melompat-lompat kecil. Namun, matanya tertuju pada seorang nenek yang sedang diam. Dia menghampiri nenek itu. “Halo, Nek. Namaku Sisil. Apa Nenek mau menyeberang?” tanya Sisil ramah. “Ah, iya. Nenek mau menyeberang,” jawab nenek itu. Sisil pun menyebrangkan nenek itu dengan selamat. “Terima kasih, Nak,” kata nenek itu. Sisil mengangguk dan kembali menuju sekolah.

Sesampainya di sekolah, Sisil dikagetkan oleh suara gaduh. “Ya ampun, suara ribut apa ini?” gumam Sisil. Dia pun mencari sumber suara tersebut. Ternyata, suara itu datang dari murid laki-laki. Mereka sedang kebingungan karena bola karet mereka tersangkut di atap sekolah yang tinggi. “Wah, apa yang harus kulakukan?” tanya Sisil dalam hati. Dia pun berpikir keras. Tak lama kemudian, Sisil mendapatkan ide. Dia mengeluarkan bola karet miliknya dari tas kecilnya. Dengan sigap, Sisil memberikan bola karet miliknya kepada Andi, kapten olah raga kelas III.
“Benar, nih Sisil? Mau memberikannya kepada kami? Kan, bola ini punyamu,” ujar Andy yang agak ragu menerima pemberian Sisil. “Tidak apa-apa, kok. Aku bisa beli lagi,” kata Sisil sambil berlari menuju kelasnya.

Sampai di kelas, Sisil terkejut. Ternyata, pelajaran sudah dimulai. Hari ini, gurunya adalah Bu Indah, guru yang terkenal galak di sekolah.

“Kenapa kamu terlambat?” tanya Bu Indah dengan tatapan yang tajam. Hii! Sisil bergidik ngeri. Namun, dia mencoba tetap tenang. Dia pun bercerita mengapa terlambat kepada Bu Indah. Setelah menceritakan kejadiannya, Bu Indah manggut-manggut, tanda mengerti.

“Baiklah, Sisil. Ibu maafkan. Lain kali, jangan terlambat lagi,” kata Bu Indah.


[1] Disalin dari karya Dhaffina Zaskhia Somantri
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Pikiran Rakyat” Minggu 31 Maret 2019
The post Berawal dari Kebaikan appeared first on Cerita Anak dan Dongeng Bocah | Kliping Sastra Indonesia.
 
Copyright © 2010- | About | Sitemap | Cerita Anak dan Dongeng Bocah | Kliping Sastra Indonesia
Literasi Nusantara | Ethnic | Esay | Review | Short-Stories | Home